banner 728x250

400 Kilogram Pasir Timah Ilegal Digagalkan di Tanjung Ruu, Muncul Dugaan Jaringan Lama dan Nama Rky tato Bos Besar di Balik Layar

banner 120x600
banner 468x60

BELITUNG INVESTIGASI.COM — Upaya penyelundupan pasir timah ilegal kembali terbongkar di wilayah Pelabuhan Tanjung Ruu, Belitung. Satuan Tugas Tricakti berhasil menggagalkan pengiriman sekitar 400 kilogram pasir timah ilegal yang diduga hendak diseberangkan menuju Pelabuhan Sadai, Bangka, Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Dari hasil investigasi di lapangan, pola yang digunakan pelaku bukan modus baru. Jaringan penyelundup diduga kembali memainkan skema lama dengan menyembunyikan pasir timah di bagian kolong sasis truk agar lolos dari pemeriksaan petugas pelabuhan.

banner 325x300

Sebanyak 18 karung pasir timah ditemukan tersusun rapi di bawah kendaraan. Untuk mengelabui aparat, muatan ilegal tersebut ditutup menggunakan ban mobil bekas dan dua unit sepeda motor matic.

Modus seperti ini dinilai menunjukkan bahwa pelaku bukan pemain baru. Mereka memahami jalur pemeriksaan, titik lemah pengawasan, hingga cara menyamarkan barang agar terlihat seperti muatan biasa.

Pola ini sudah lama dipakai. Barang disembunyikan di bawah, lalu ditutup dengan barang lain di atasnya. Tujuannya supaya petugas tidak curiga,” ungkap seorang sumber di lapangan.

Sopir truk berinisial DV, warga Pilang, yang diamankan dalam operasi tersebut mengaku hanya bertugas mengantar barang. Ia menyebut menerima muatan itu sehari sebelumnya dari seseorang berinisial TY.

DV juga mengaku dijanjikan upah sebesar Rp2 juta untuk sekali pengiriman menuju Pelabuhan Sadai.

Dok: tumpukan pasir timah ilegal yang di amankan berjumah 400 kilogram oleh tim satgas.

Namun dari pengakuan DV, muncul nama lain yang diduga memiliki peran lebih besar. Sosok tersebut adalah Yaomi, warga Toboali, Bangka Selatan, yang disebut-sebut sebagai koordinator lapangan sekaligus penghubung distribusi timah dari Bangka menuju jalur lintas pulau.

“TY hanya orang suruhan. Yang mengatur di lapangan itu Yaomi. Dia yang koordinasi jalur, pengiriman, sampai barang bisa bergerak,” kata sumber lain.

Nama Yaomi sendiri disebut bukan nama asing di lingkaran bisnis timah ilegal. Berdasarkan penelusuran di lapangan, ia diduga telah lama berperan mengatur distribusi pasir timah dari wilayah Bangka Selatan menuju titik-titik pengiriman yang dianggap aman.

Namun, sumber menyebut Yaomi bukan aktor utama.

Yaomi itu hanya pemain lapangan. Barang itu disebut milik bos besar berinisial Rky Tato. Nama ini sudah lama beredar di dunia pertimahan, tapi selama ini selalu bermain di belakang layar dan jarang tersentuh,” ungkap sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Keterangan tersebut semakin memperkuat dugaan bahwa praktik penyelundupan timah ilegal bukan dijalankan secara sporadis, melainkan sudah tersusun rapi dan melibatkan jaringan lama yang paham cara menghindari penindakan.

Tidak hanya itu, sejumlah sumber juga menyebut pola permainan seperti ini diduga tetap bertahan karena adanya perlindungan dari oknum tertentu.

Kalau tidak ada yang melindungi, tidak mungkin pola lama seperti ini terus berjalan. Mereka tahu jalur, tahu waktu aman, bahkan tahu bagaimana mengelabui pemeriksaan,” ujar sumber lainnya.

Penindakan yang dilakukan Satgas Tricakti disebut merupakan hasil pengintaian selama beberapa waktu terhadap aktivitas mencurigakan di jalur keluar-masuk Pelabuhan Tanjung Ruu. Setelah kendaraan target teridentifikasi, petugas langsung bergerak dan menemukan muatan pasir timah yang disembunyikan di bagian bawah truk.

Saat ini, seluruh barang bukti bersama sopir telah diamankan di Gedung Barang Temuan (GBT) guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kasus ini menjadi ujian serius bagi aparat penegak hukum. Publik kini menunggu apakah pengusutan akan berhenti pada sopir dan kurir lapangan semata, atau benar-benar bergerak menembus jaringan besar yang selama ini diduga mengendalikan bisnis timah ilegal dari balik layar. (Red/adm)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *